Aku melihat dirimu, seperti yg kukenal dahulu. Aku benar-benar menyukainya, rasanya aku akan selalu bahagia. Rasanya terasa hangat ketika bersemayam di benakku, mengiringi setiap jantungku untuk membawanya ke kehidupan nyata.
Apakah aku merindukanmu ? Empat tahun tanpamu membuatku menyadari bahwa kau sangat berarti di hidupku. Aku hanya menantikanmu selama ini, berjuang sendiri untuk kisah kita. Apakah engkau juga demikian ? Menantikan kumulus-kumulus itu berlalu membawa butiran kisah kita yang dilaluinya. Waktu tak pernah mencatat kita dan kita pun tak pernah bisa mencatat waktu, dia selalu berjalan mengikuti takdir semesta. Lantas siapa yang salah dan untuk mengapa dipermasalahkan ? Aku sudah terlanjur patah hati didepanmu, namun aku ingin kumulus itu kembali dan memulai kisah kita di kemudian.
Lalu apakah empat tahun ini cukup bagi kita untuk saling memaafkan ? Ataukah aku akan patah hati untuk kedua kalinya ? Karena cinta yang membuatku bertahan untuk mengagumimu, hanya itu alasan yang membuatku terus menantimu ...
Rabu, 01 Maret 2017
Aku Menanti untuk Menunggumu
Diposting oleh Unknown di 05.39
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar