Senin, 24 November 2014

Puisi

      Sahabat menjadi Musuh


Tatkala hari menjadi suram
Bunga bersembunyi dibalik tangkai
Awan pun seolah marah
Pada dua insan yang berbeda
“Wahai sahabatku! Kenapa kau menghianatiku?!”
Lantang seseorang dengan tangan mencengkam
Tetesan air mata bercampur dengan embun
Berjatuhan bagai hujan turun ke bumi
Bulan yang dulu bersahabat dengan bintang
Matahari yang dulu selalu menyinari bumi
Angin yang berhembus dengan sejuk
Kini semua terasa musnah
Bulan menyendiri tanpa ada kilapan bintang
Matahari bersembunyi dunia pun tampak gelap
Angin tak terasa sejuk dalam pikiran
Dua insan itu pun kini tak dapat bersatu lagi...

0 komentar:

Posting Komentar

Wavy Tail

Template by:

Free Blog Templates