Serpihan Hati
Berawal dari senyuman kau menyapaku
Memandangku dan ku tersipu
Selalu membuatku terbang melayang
Bagai burung kehilangan sangkarnya
Bingung entah mau berbuat apa?
Senyumanmu begitu indah
Kulihat matamu menatapku dengan perasaan
Semakin dekat dan dekat
Kau pun selalu menjadi bayang-bayangku
Setiap hari dan setiap saat
Ketika ku tatap awan
Awan tersenyum kepadaku
Burung bernyanyi untukku
Gunung menyapaku
Dan air sungai mengalir menghiasi perasaanku
Aku merasa dunia ini sempit
Hanya ada aku dan engkau
Semakin hari perasaan ini semakin kuat
Bagai lidi berlapis baja
Dan pada akhirnya
Hati ini pun merintih
Kesakitan dan terasa perih
Andai hati dapat menangis
Sungai pun akan tergenang oleh tangisan hati
Engkau yang selalu menjadi bayang-bayangku
Kini hilang dan menghantuiku
Wajahmu yang berseri
Hilang dalam pikiranku
Kau gandeng seseorang didepanku
Membuatku ingin berteriak pada dunia
Betapa sakit hatiku!
Bagai tergores duri yang begitu tajam
Serpihan hati ini
Akan kubawa sampai mati...

1 komentar:
uuuh, gacuat akuu :D
Posting Komentar